Bertahan hidup dalam 24 hari

Bertahan hidup dalam 24 hari,  dengan kata lain gimana caranya optimasi pendapatan dalam 24 hari tersisa? Kenapa cuma 24 hari? Separah-parahnya pengeluaran wajib harusnya bisa bertahan paling tidak 6 hari setelah bayar ini itu #YaaGak.. Jika berdasarkan statement tersebut bisa dikatakan ternyata  perjuangan untuk hidup baru akan dimulai setelah hari ke 7 #YaaGak? kalau dibawah itu berarti kronis bin akut…

Bagaimana tekniknya supaya bisa bertahan hidup dalam sisa-sisa hari menunggu tanggal keramat yang selalu dinantikan pekerja dan dibenci teller-teller seluruh bank di indonesia karena harus entry penggajian?

Pagi ini saya pun bertanya dengan seorang motivator dan pakar optimasi yang juga ternyata mantan dosen dikampus dulu..

PakarSEO

PakarSEO

Setelah twit saya tersebut, terbit lah kultwit tentang #SayaDanBisnisSampingan  Hmmmm…. abis baca satu persatu twit nya @pakarseo serasa kyak ngeliat cewe cantik di pagi hari yang menyegarkan mata dan hati nih. bisnis sampingan itu kata kunci nya!

Pernah suatu ketika terpikir sebuah pertanyaan dikepala, sebenarnya yang salah itu penghasilan atau pengeluaran?

Orang yang menganut pemahaman bersyukur pasti menjawab yang salah itu pengeluaran, coba lakukan pengiritan disegala sektor, kalo biasanya makan diluar besok bawa bekel dari rumah atau puasa itung-itung sekalian ibadah, kalo yang tadinya ada uang buat beli rokok besok ngabisin rokok temen aja. Teruus aja seperti itu.. Tapi sampai kapan?? sampai datangnya rejeki selanjutnya?

Kalau saya pribadi lebih menyalahkan pendapatan, kenapa? karena pengeluaran itu gak pernah salah… bukan saya orang yang tidak bersyukur tapi dengan berpikir terbalik dengan menyalahkan pendapatan akan muncul sebuah motivasi dalam diri untuk menambah nilai pendapatan tersebut. Gimana caranya? ya usaha! jangan cuma bersyukur dengan pendapatan kita yang dirasa kurang.

Setiap bulannya harus ada passive income, massive income dan leverage..  gajian itu passive income gimana caranya biar bisa punya massive income? Mulai lah bisnis sampingan terus leverage nya? orang-orang terdekat anda.

Untuk mulai bisnis sampingan, kata para motivator mulailah dengan hal kecil yang disukai dan ada di sekitar kita misalnya klo suka melihara mahluk hidup ya coba bisnis jual beli perlengkapannya ato kalo yg suka makan coba bikin sendiri terus dijualin tawarin ke yang deket tmn kantor / tetangga. Setelah itu nabung untuk ngumpulin modal usaha yang simple aja 20rb / hari, kalo buat jajan 20rb paling habis 15 menit kalo ditabung 30hari udah 600rb, kalo 2 bulan 1,2jt cepet kan? Bahkan dimuat pada sebuah buku motivator terkenal menuliskan pengalaman seseorang yang berani keluar dari rutinitas kerjaan kantor untuk usaha mandiri dengan bermodalkan uang 2jt, sekarang pun omzetnya sudah puluhan juta. Tertarik?

Yang terakhir adalah nawaitu alias niat. Niat bukan hanya menjadi penentu keberhasilan, tetapi niat juga menjadi ‘controller’ dari apa yang kita akan lakukan. Wayne Dyer dalam buku, The Power of Intention menyebut bahwa niat mengawal dan menghubungkan seseorang dengan alam dan tuhan. Niat membuatkan seseorang individu mempunyai tujuan dan cita-cita.

Suatu hari setelah solat imam berpesan .. “Amalan-amalan itu hanyalah tergantung dengan niatnya. Dan setiap orang hanyalah mendapatkan sesuai dengan apa yang dia niatkan. Maka siapa yang amalan hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya itu karena Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang ingin ia peroleh atau karena wanita yang ingin ia nikahi maka hijrahnya itu kepada apa yang dia tujukan/niatkan.”

Kalau tujuan sudah ditentukan, modal tersedia dan niat sudah dipupuk untuk mulai usaha sampingan jangan sampai berubah ditengah jalan, jangan ditunda apa lagi di alihkan ke tempat lain langsung laksanakan segera!!
Jangan pernah menyalahkan pengeluaran atau mengencangkan ikat pinggang tapi berusahalah untuk mendapatkan pendapatan yang lebih!

@chandrawira

One thought on “Bertahan hidup dalam 24 hari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s