Cara Mudah membuat Framework PHP sendiri (1)

Dahulu kala pada sebuah zaman, membuat sebuah website adalah menghubungkan banyak file .html /.php / .asp sehingga menjadi satu kesatuan tentunya dengan mengikuti kaidah-kaidah pembangunan website yang berlaku. Pembuatan website pada zaman itu menggunakan cara konvensional (menurut saya) dengan membuat masing-masing template untuk setiap file. Jadi design dan programming gabung dalam satu file, kemudian diulangi lagi untuk file yang berikutnya begitu terus untuk semua file. Sebuah hal yang melelahkan -_-‘

Banyak sekali framework yang tersedia di internet ada Cake, Prado, dll. Untuk mengenal framework tersebut membutuhkan tenaga dan kemampuan yang lebih, ketika ada perubahan dari developernya kita juga harus update pengetahuan kita. Nah… kenapa gak buat sendiri?

Ada beberapa konsep dalam membuat framwork salah satunya adalah MVC (Model View Controller).

MVC itu sendiri adalah konsep pemrograman yang memisahkan pemrograman logic aplikasi dengan presentasinya, untuk membuat sebuah framework php yang baik memerlukan waktu yang gak sebentar. Kali ini saya ingin mencoba membahas “embrio” nya saja dalam membangun framework sendiri dengan menggunakan konsep Model View Controller.


( gambar disadur dari internet )

Oke, sekarang kita mulai masuk ke dalam scripting nya…

Masukan seluruh komponen kebutuhan programming

<? session_start();
include_once(‘config.php’);
include_once(‘./mycore/inc/classpaging.php’);
include_once(‘./mycore/inc/functions.php’);
include_once(‘./mycore/inc/upload.inc.php’);
include_once(‘./mycore/inc/form_functions.php’);
include_once(‘./mycore/inc/table_functions.php’);
include_once(‘./mycore/inc/render.class.php’); ?>.

Kemudian … lakukan checking authority untuk memanggil file-file yang ada didalam framework

<? //—————————————————
// Check untuk autority user, jika belum login,
//—————————————————

//—————————————————
//—————————————————
// including basic system functions
// and specific modul functions, file to be opend
//—————————————————
// check variabel pemanggilan file
if (isset($_GET[‘_mod’]) || isset($_GET[‘task’])) {
$_mod    = isset($_GET[‘_mod’])?$_GET[‘_mod’]:$home_module;
$task    = (!isset($_GET[‘task’]))?’index’:$_GET[‘task’];
}else {
$_mod    = isset($_POST[‘_mod’])?$_POST[‘_mod’]:$home_module;
$task    = (!isset($_POST[‘task’]))?’index’:$_POST[‘task’];
}

$mod_url  = “index.php?_modul=$_mod”;
$file_url = “index.php?_modul=$_mod&file=$task”;

#system core module programing
if (file_exists(“./modul_pemrograman/$_mod/system.class.php”)) {
#echo “sukses”;
require(“./modul_pemrograman/$_mod/system.class.php”);
}
//—————————————————
//Module Access Check…………………………..

if (file_exists(“./modul_pemrograman/$_mod/access.php”)) {
require_once(“./modul_pemrograman/$_mod/access.php”);
}else{
$module_access = false;
}
// file template
require(‘./template/’.$default_theme.’/index.php’);
?>

Diatas adalah inti dari pembuatan framework sendiri yang simple. Seluruh programming masuk di dalam folder module. template masuk ke dalam folder template, sehingga setiap pemrograman terpisah dari template website dan dari segi manajemen file juga akan mempermudah kita apabila akan melakukan update sistem maupun struktur pemrograman. Cara pemanggilan file nya pun jadi berubah, contoh :

index.php?_modul=registrasi&file=buatbaru

menerangkan bahwa kita mengakses modul registrasi dengan file buatbaru
Pada pemrograman konvensional pemanggilan tersebut akan seperti ini :

http://localhost/website/buatbaru.php

Dimana pemanggilan file jenis ini akan sangat merepotkan jika file pemrograman kita itu banyak, dan rentan akan keamanan web itu sendiri. Sementara segini dulu, lebih jelasnya menyusul … ^_^

14 thoughts on “Cara Mudah membuat Framework PHP sendiri (1)

  1. wah sangat seru nih membuat framework sendiri . Bagaimana kalau di Indonesia ada Framework PHP. Biar keren !!
    Bagaimana jika dibuatkan aja ebook dan buat komunitas framework tsb.
    Kalau ada ebooknya kasih kabar lewat email ku ya
    trim’s

    • Lanjutgan! ^_^ blm sempet nulis lagi nih ..
      Masih terus mencoba kembangin teknik pembuatan frameworknya. intinya sih saya males mengerti frameowork2 yg sudah ada dipasaran yg ribed walaupun powerfull.
      Klo bisa bikin sendiri dan lebih simple secara coding kenapa enggak bikin sendiri ya ndak?

      Sistem yg powerfull bs jd useless klo cuma bikin aplikasi yg tdk butuh teknologi macem-macem😀

  2. Lanjut gan…..

    pengen jg bs buat framework sendiri
    sekarang ini msh belajar framework CI.

    Kalo bisa dibuatkan artikel ttg CI (CodeIgniter)

    Thanks

  3. Di tunggu artikel berikutnya mas😀
    di kantor, saya dapet kerjaan untuk membuat sebuah admintools berbasis framework nih😀
    kalo udah update, kabari lewat email atau blog ku yaa ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s